3 Siswa MAN Insan Cendekia ikuti PIRN LIPI

MAN  Insan  Cendekia  Jambi  terpilih  menjadi  peserta  Pekan  Ilmiah  Remaja Nasional Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PIRN LIPI) tahun 2019. Kegiatan tahunan yang diadakan  oleh LIPI  bekerjasama dengan pemerintah kabupaten  ini merupakan kegiatan  yang  ke XVIII  yang  dimulai  dari  tanggal  23  Juni  2019    hingga  30  Juni  2019  dan  bekerjasama  dengan Pemerintah  Kabupaten  Banyuwangi.  Kegiatan  PIRN  LIPI  XVIII  ini  merupakan  rangkaian kegiatan yang berisi pelatihan, workshop, pemberian materi dan kegiatan lapangan yang berkaitan dengan penelitian siswa yang terbagi dalam kelompok IPA dan IPS.

Pada pembukaan kegiatan yang turut di hadiri kepala LIPI dan Bupati Banyuwangi, “LIPI berkomitmen mendorong terciptanya budaya iptek generasi muda seagai generasi sains Indoensia. Hal  ini  juga  sejalan  dengan  kebijakan  pemerintah  untuk  memperkuat  Gerakan  Literasi  Sains” ujarKepala  lIPI,  Laksana  Tri  Handoko.  Hal  ini  juga  senada  apa  yang  disampaikan  oleh  Bupati Banyuwangi,  Abdullah  Azwar  Anas  dalam  sambutannya,  “Kami  berharap  kegiatan  ini  bisa memacu meningkatkan minat dan kemampuan remaja di bidang ilmu pengetahuan dan penelitian”. Harapannya  kegiatan  ini  dapat  menjadi  ajang  bagi  siswa  untuk  menggali  ilmu  sebaik  mungkin untuk pengembangan bidang penelitian disekolah dan madrasah.

Perwakilan  MAN  Insan  Cendekia  Jambi  dalam  kegiatan  PIRN  LIPI  2019  ini  adalah Muhammad  Adib  Alfathin  (asal  Wonogiri,  Jawa  Tengah,  kelas  XI  IIS),  Nabil  Makarim  (asal Kabupaten Sarolangun,  kelas XI IIS) dan Deka Oktaviana (asal Kabupaten Batanghari,  kelas X IIS)  yang  ketiganya  merupakan pengurus Student Researh Center MAN Insan Cendekia Jambi. Saat ditemui, Nabil sebagai salah satu peserta mengatakan bahwa kegiatan ini sangat memberikan pengalaman dan kegiatan yang sarat dengan materi penelitian. “Alhamdulillah senang sekali bisa ikut  kegiatan  ini,  banyak  teman,  banyak  materi  penelitian  dan  pengalaman  lapangan  dalam mencari data”, ujar Nabil. 

Kepala  MAN  Insan  Cendekia  Jambi,  Hendrisakti  Hoktovianus  saat  ditemui  di  kampus MAN Insan Cendekia Jambi mengatakan bahwa kegiatan Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional ini merupakan  kegiatan  yang  sangat  positif  dalam  pembentukan  dan  pengembangan  Sumber  Daya Manusia di MAN Insan Cendekia Jambi. “Kegiatan penelitian atau riset menjadi program strategis MAN  IC  Jambi  sehingga  tentu  kami  sangat  mendukung  siswa  kami  yang  berpartisipasi  dalam kegiatan  PIRN  LIPI  ini.  Harapannya,  ilmu  yang  didapat  dapat  diterapkan  di  MAN  IC  Jambi sebagai pilot-project madrasah berbasis riset” ujarnya. Pihak MAN Insan Cendekia Jambi juga sangat berterima kasih kepada pihak Komite MAN Insan Cendekia Jambi, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi  Jambi  yang  turut  serta  dalam  proses  keberangkatan  siswa  tersebut  baik  secara  moril maupun non-moril. Kedepan, harapannya kegiatan ini menjadi agenda rutin yang diikuti sebagai bentuk pembinaan siswa dalam bidang riset. (chw/kfh)

MAN Insan Cendekia Jambi terima kunjungan DIT BINMAS POLDA JAMBI

Bertempat di Ruang Pertemuan MAN Insan Cendekia Jambi DIT BINMAS POLDA JAMBI dan didampingi Kepala MAN Insan Cendekia Jambi untuk mensosialisasikan terkait bela Negara dan cinta tanah air serta bahaya narkoba di generasi muda.

Sebanyak 68 siswa MAN Insan Cendekia Jambi yang tergabung dalam Kegiatan OSIM MAN Insan Cendekia Jambi untuk mengikuti kegitan sosialisasi Bela Negara dan Cinta Tanah Air serta Bahaya Narkoba, yang di adakan oleh BINMAS POLDA JAMBI.

SISWA MAN ICJ BORONG PENGHARGAAN PENULISAN JURNAL TERBAIK BALITBANGDA PROVINSI JAMBI

Prestasi kembali diraih oleh siswa/siswi MAN Insan Cendekia Jambi pada gelaran kompetisi Karya Tulis Ilmiah Remaja (LKIR) yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Jambi. Kompetisi ini dilaksanakan di gedung Balitbangda yang berada di dalam kompleks kantor gubernur Jambi pada 24 September – 26 September 2018. Pada gelaran ini, MAN Insan Cendekia Jambi mengirimkan 3 tim delegasi dan mendapatkan penghargaan berupa Juara 1, 2 dan 3 dalam penulisan jurnal terbaik dan juara harapan I dan juara harapan II pada pelaksanaan presentasi karya tulis.

Tim 1 atas nama Muhammad Adib Alfathin dan Nabil Makarim mengangakat isu kearifan lokal Orang Rimba dalam menjaga hutan menggunakan peraturan tidak tertulis dengan judul “Implikasi Seloko Rimbo sebagai Konvensi Orang Rimba dalam Upaya Pelestarian Hutan Taman Nasional Bukit Dua Belas Jambi”. Karya ini mendapat penghargaan berupa Juara I dalam penulisan jurnal dan Juara Harapan I pada presentasi karya.

Tim II atas nama Rafly Aulya Rizky Nasution dan Muhammad Ainul Falah Aditya Maturidi siswa kelas XII MIA yang mengangkat penelitian jenis Research and Development (R & D) tentang pembuatan rumah apung bagi masyarakat Suku Anak Dalam Jambi dengan judul “Mahaban : Alternatif Rumah Apung untuk Menangani Banjir dan Melangun bagi Bagi Masyarakat Suku Anak Dalam di Desa Muaro Medak, Kab. Muaro Jambi, Jambi”. Penelitian ini mendapatkan penghargaan Jurnal Terbaik II dan Juara Harapan II pada presentasi karya. Penelitian pengembangan ini menghasilkan bahwa masyarakat Suku Anak Dalam di Desa Muaro Medak disarankan untuk dibuatkan rumah apung sesuai dengan topografinya. Penelitian ini  divalidasi oleh Wijanarka, S.T, M.T (Dosen Universitas Palangka Raya) dan Dipl. Ing. Muammar Khamdevi, S.T, IAI (Dosen Universitas Matana, Banten).

Tim III atas nama Nadia Istiqomah dan Hanna Oktasya Ross mengangkat tema Boarding School dengan judul “Implementasi Boarding School Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Hedonis di Kalangan Remaja Kajian QS. Al-Hadid Ayat 20” menghasilkan temuan bahwa sekolah berbasis Boarding School mampu mencegah remaja berperilaku hedonis. Karena temuan ini, mereka mendapatkan penghargaan Jurnal Terbaik III dalam gelaran kompetisi ini.

Atas capaian ini, kepala MAN Insan Cendekia Jambi, Hendrisakti Hokvianus, S. Pd, M. Pd mengatakan bahwa saat ini madrasah memang sudah seharusnya memiliki peneliti muda yang mumpuni dibidangnya masing-masing. “Atas capaian ini tentu saja kami selaku Kepala Madrasah senang dan bangga. Saat ini sudah seharusnya madrasah memiliki peneliti muda yang mumpuni dan bidang research akan selalu kami dukung”, pungkasnya.

Pembimbing Kegiatan, Chairul Wahyudi, S. Pd menyampaikan bahwa prestasi ini tidak lepas dari dukungan seluruh civitas akademik MAN Insan Cendekia Jambi. Kedepannya pembinaan mengenai bidang penelitian akan terus dikembangkan melalui organisasi penelitian. “Untuk kedepannya, pengelolaan bidang penelitian akan diserahkan kepada organisasi penelitian dengan nama Student Research center (STUREC) MAN ICJ, guna hasil yang lebih maksimal lagi” ujarnya. Hal ini juga disampaikan oleh Maryana, M. Pd selaku pembina kegiatan juga mengharapkan ada komunitas Karya Ilmiah remaja agar pembinaan lebih optimal kedepannya.(cw/kfh)

Siswa MAN Insan Cendekia Jambi Lawatan sejarah Ke Museum Siginjei Jambi

Siswa MAN Insan Cendekia Jambi dari kelas X kelompok Ilmu-Ilmu Sosial melaksakanakan kegiatan lawatan sejarah ke Museum Siginjei Jambi dan Museum Perjuangan Rakyat Jambi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman materi di dalam kelas tentang penelitian dalam sejarah. Sabtu, 13 Oktober 2018

Kegiatan ini mengusung tema “Menginterpretasi Sumber Sejarah yang berada di Museum Signjei dan Musuem Perjuangan Rakyat Jambi” ini dilaksanakan dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB dengan jumlah peserta sebanyak 36 orang. Kegiatan yang dilepas secara resmi oleh Wakil Kepala MAN Insan Cendekia Jambi bidang kurikulum, Sultanuddin, M. Pd  dalam sambutannya mengatakan “Kegiatan ini sangat positif agar siswa-siswi semua melihat secara langsung objek yang ada di Jambi”. Hal ini senada dengan tujuan kegiatan lawatan yang disampaikan oleh pembina kegiatan, Chairul Wahyudi, S. Pd, “Kegiatan ini bertujuan memberikan siswa pengalaman secara kongkret tentang objek sejarah yang ada di Jambi”, tuturnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan pemberian doorprize dari pihak museum Perjuangan Rakyat Jambi kepada siswa-siswi MAN Insan Cendekia Jambi yang dapat menjawab dengan benar pertanyaan dari pihak museum.  Salah satu peserta kegiatan, M. Rizki Mahardika mengatakan kegiatan ini sangat menyenangkan dan sebagai waktu refreshing bagi mereka, “Alhamdulillah senang Pak, kegiatannya seru karena dilapangan dan dapat melihat benda-benda sejarah di museum. Sebagai ajang refreshing juga sih, Pak”.

Kedepannya, diharapkan kegiatan seperti ini terus dilakukan guna memberikan pengalaman nyata kepada siswa berkaitan dengan materi sejarah yang bersifat abstrak. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan peserta didik di MAN Insan cendekia Jambi, khususnya pada bidang penelitian dan kesejarahan.(kfh/Cw)

Emas KSM Bengkulu dibawa KE MAN IC Jambi

Prestasi membanggakan ditorehkan siswa MAN Insan Cendekia Jambi pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat nasional yang diselenggarakan di Bengkulu pada tanggal 2- 29 September 2018.

 

Dalam kesempatan ini MAN Insan Cendekia Jambi mengutus 5 peserta KSM, Alhamdulillah 3 dari 5 peserta yang di utus memberikan  1 Emas 1 Perak dan 1 perunggu,  ada cabang yang belum berhasil memproleh mendali.

 

Mendali Emas diraih MIFTAHUL KHAIR bidang Ekonomi, Perak di raih RAIHAN MUFADHAL bidang MTK, sedangkan mendali perunggu dirah AURICK PUTRA MUNGGARAN JATNIKA bidang Fisika.

Kepala MAN Insan Cendekia Jambi Hendrisakti Hoktovianus,S.Pd.M.Pd mengaku senang dan bangga atas prestasi dan capaian yang di raih putra –putri Madrasah Aliayah Negeri (MAN) Insan Cendekia Jambi ini. Semua ini tidak lepas dari kerja keras  dan jerih payah Guru dan Siswa serta dukungan dan Doa yang diberikan kepada peserta KSM. “ Alhamdulillah MAN Insan Cendekia Jambi membawa pulang 3 mendali dalam KSM di Bengkulu”.

 

Bukan itu saja MAN Insan Cendekia Jambi mendapat peringkat 2 ( Kedua ) Se IC, dan peringkat 3 ( Tiga ) jajaran Kemenag.

 

capaian ini tidak lepas dari dukungan dari berbagai pihak, termasuk Komite MAN Insan Cendekia Jambi yng ikut mensukseskan dalam Program  pembinaan latihan siswa, serta dukungan dari Kabid Pendidikan madrasah serta pihak-pihak terkait didalamnya. (Kfh)

Meraih Juara Ajang Jambi Syariah EXPO 2018

JAMBI SYARIAH EXPO (JSE) 2018 Even JSE tahun ini terselenggara berkat kerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jambi dan didukung oleh ASBISINDO Jambi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai institusi yang memiliki kewenangan penentuan produk halal pelaku usaha. Serta dukungan perbankan syariah yang ada di Jambi.

Bambang Ardiyanto, M.Pd.E Selaku Guru Pembimbing turut serta mengikuti mendampingi siswa dalam ajang JAMBI SYARIAH EXPO. “Terimakasih atas penyelengaraan kegiatan yang telah di lakukan OJK dan Bank Indonesia wilayah Jambi, Alhamdulillah MAN Insan Cendekia dapat mengikuti perlombaan dengan baik walau belum menjadi juara umum MAN Insan Cendekia Jambi mendapat Juara II dan Juara III,”

MAN Insan Cendekia Jambi terima kunjungan dari Direktur Pendidikan Islam Kemenag R.I.

Merasa terhormat dan bangga keluarga besar MAN Insan Cendekia Jambi mendapat kunjungan Direktur Pendidikan Islam Kemenag R.I. Prof. Dr.Phil., Kamaruddin Amin, MA disela kehadiran beliau di kampus UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dalam rangka acara Wisuda.

Dalam kesempatan itu direktur Pendidikan Islam  memberi arahan kepada Guru dan Karyawan MAN IC Jambi, dalam arahannya beliau mengajak untuk Meningkatkan etos kerja, integritas, kreatifitas dan profesionalitas untuk memajukan Madrasah, beliau juga membuka dialog bersama guru tentang strategi publikasi madrasah melalui berbagai kegiatan berskala nasional serta memamfaatkan semaksimal mungkin segala jenis Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), Bidik Misi, beasiswa bagi siswa berprestasi dan siswa ekonomi terbatas.

Beliau juga menyarankan agar sarana dan prasarana seperti ruang kelas, asrama dan lainnya agar ditingkatkan kualitas penggunaannya. Peningkatan kualifikasi pendidikan guru/dosen, sertifikasi guru/dosen, tunjangan guru/dosen, pengembangan madrasah unggulan, penerapan kurikulum RA/Madrasah MAN IC Jambi harus lebih baik lagi.

Matsama dan Uzlah, sebuah momentum “hijrah” bagi siswa

14 Juli 2018 seluruh siswa/I baru maupun yang lama sudah mulai kembali ke asrama. Terkhusus bagi siswa/I baru, tanggal tersebut menandakan dimulainya Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) dan Masa “Pengasingan” (Uzlah) selama 40 hari.
Matsama dan Uzlah merupakan tradisi yang sudah berlaku sejak berdirinya MAN Insan Cendekia Jambi. Matsama dan Uzlah bertujuan untuk mengubah prilaku siswa dari kebiasaan-kebiasaan “rumahan” menuju kepada kebiasaan-kebiasaan “nyantri” yang serba mandiri serta membentuk prilaku belajar siswa.
Pada masa pengasingan (Uzlah) selama 40 hari, siswa tidak diperbolehkan untuk berkomunikasi dengan kedua orangtua serta sanak keluarga, hal ini diharapkan agar siswa tersebut bermuhasabah (instropeksi) serta menumpuk rasa kerinduan dan kasih sayang yang mendalam kepada kedua orang tua yang secara emosional akan “tumpah” pada saat berakhirnya masa uzlah dengan prosesi membasuh kaki kedua orang tuanya.
Demi suksesnya program Matsama dan Uzlah ini, tentunya tidak terlepas dari pengertian dan kerjasama antar Madrasah dan orangtua siswa. Semoga program semacam ini menjadi alternative untuk membentuk karakter siswa MAN Insan Cendekia menuju kemandirian.